Tampilkan postingan dengan label Agenda. Tampilkan semua postingan
Coming Soon : Jazz Bogor Reunion 2015!
7:59 AMJazz Bogor Reunion 2015 Kebun Raya Bogor, 31 Oktober 2015. Penikmat musik Jazz kota hujan pasti kenal akrab dengan acara tahuna...
Jazz Bogor Reunion 2015
Kebun Raya Bogor, 31 Oktober 2015.
Penikmat musik Jazz kota hujan pasti kenal akrab dengan acara tahunan yang diselenggarakan Moksa Activation ini. Ada yang menarik di tahun ini, ya, Jazz Bogor Reunion 2015 bakal berlangsung di Kebun Raya Bogor dari pukul 13.00 WIB sampai larut malam.
Sejumlah musisi Jazz terkemuka Indonesia pamer kekuatan musik Jazz mereka di Kebun Raya Bogor, 31 Oktober mendatang. Tidak hanya dari Indonesia sejumlah musisi Jazz dari luar negeri diterbangkan langsung untuk menyemarakan acara super kece ini, beberapa di antaranya Shaku Hachi yang tenar dengan alat musik siulnya itu, Tritone, dan Lemay & No Rules Quartet.
Berbeda dengan acara musik jazz lainnya, Jazz Bogor Reunion 2015 sangat konservatif dan memegang teguh filosofi musik Jazz sebagai musik Amerika Serikat yang mengakar pada musik folks dari Afrika dan Eropa. Tenang, tidak ada aliran musik pop, rock maupun reggae di dalam acara ini. ha ha ha!
Semuanya dikemas SE-JAZZ mungkin, agar para penikmat musik yang didominasi oleh suara trompet, piano, bass, dan trombon itu tidak kecewa. Bocorannya, acara ini tidak mengharuskan Jazzer beli tiket berulang-ulang, mungkin harus beli tiker berulang-ulang kali ya. Karena, harus mondar-mandir lihat penampil di beberapa venue.
Konsep tahunan Jazz Bogor ini selalu berganti tiap tahunnya, agar tidak monoton. Untuk 31 Oktober nanti, tema back to nature diangkat, itu disebabkan kondisi atmosper semakin tipis, ditambah lagi es di antartik sudah sebagian besar mencair. *Jakarta-Bogor bentar lagi tenggelam dah* hahaha, terlepas dari itu, asyik dong menikmati Jazz di bawah pohon sambil bawa pacar, gebetan, temen atau orangtua. Sambil ngopi cantik apalagi.
Saya sih berharap, Moksa menghadirkan Jane Monheit atau Caro Emerald atau Carolina Moon, Chris Botti atau Dave Kozz, atau sekelas Sergio Mendes dan Herbie Hancock. Tapi dengan keberadaan Idang Rasjidi, Iga Mawarni dan Rieka Roeslan itu sudah cukup membahagiakan.
Semoga 31 Oktober nanti, bakal Jazz ABIS!
GRAB THE TICKET HERE!
Bikin Robot Hidrolik dengan Stik Spaghetti? Why Not!
1:30 AMSpaghetti Structure Challenge Surabaya, 18-19 November 2015. Spaghetti Structure Challenge adalah kompetisi membuat bangunan dari sti...
Spaghetti Structure Challenge
Surabaya, 18-19 November 2015.
Spaghetti Structure Challenge adalah kompetisi membuat bangunan dari stik spaghetti yang dirangkai dengan plastisin (malam) yang diselenggarakan oleh Universitas Widya Kartika Fakultas Teknik Sipil. Tema kompetisi kali ini adalah membuat tower yang setinggi-tingginya dari stik spaghetti tersebut, untuk membuat robot hidrolik.
Bagi kalian yang merasa tertantang dengan acara ini, ayo buktikan dengan mendaftarkan kreatifitas diri di Univeritas Widya Kartika, Jl. Sutorejo Prima Utara II/1 Surabaya biaya pendaftaran hanya Rp. 50 ribu / tim.
Kontak person : Didik (0856 4600 1796)
Jakarta Biennale 2015, Maju Kena Mundur Kena!
1:08 AMMaju Kena, Mundur Kena Bertindak Sekarang 15 November 2015 – 17 Januari 2016 Dikutip dari laman Jakarta Biennale , acara ini meru...
Bertindak Sekarang
15 November 2015 – 17 Januari 2016
Dikutip dari laman Jakarta Biennale, acara ini merupakan perhelatan akbar dua tahunan seni rupa kontemporer berskala internasional. Pada 2015, perhelatan ini mengusung tema “Maju Kena, Mundur Kena: Bertindak Sekarang”. Dengan tema ini, Jakarta Biennale hendak meninjau masa kini, tanpa harus terjebak dalam nostalgia masa lampau dan mimpi-mimpi akan utopia masa depan. Karya-karya yang dikurasi adalah karya yang berfokus pada kondisi ekonomi, sosial, dan emosional masyarakat sekarang di Indonesia. Jakarta Biennale ingin membingkai bagaimana warga di berbagai kota dan lingkungan hidup dan bersikap terhadap masa sekarang lewat tindakannya.
Ada tiga isu besar yang menautkan seluruh pameran dan proyek seni di Jakarta Biennale. Pertama adalah penggunaan dan penyalahgunaan air, yang bisa menjadi sumber kehidupan juga bencana. Ada juga fokus terhadap sejarah, bagaimana masa lampau berdampak pada masa kini, bagaimana memori dan tradisi membentuk perilaku kita hari ini. Isu ketiga adalah pengaruh pembatasan peran gender di masyarakat dan bagaimana masing-masing dari kita bernegosiasi bahkan berkonfrontasi dengan identitas yang dipaksakan tersebut—yang tak jarang berujung pada tindak-tindak kekerasan. Lewat karya-karya di Jakarta Biennale 2015, kami ingin menyorot pencapaian-pencapaian warga, seberapapun kecilnya itu, di tengah kondisi hidup yang kian pelik.
Jakarta Biennale 2015 dikuratori oleh Charles Esche, yang pernah terlibat dalam berbagai bienial internasional penting seperti Gwangju Biennale 2002, Istanbul Biennale 2009, dan Sao Paulo Biennale 2014. Ia berkolaborasi dengan tim kurator muda Indonesia dari berbagai kota: Anwar ‘Jimpe’ Rachman (Makassar), Asep Topan (Jakarta), Benny Wicaksono (Surabaya), Irma Chantily (Jakarta), Putra Hidayatullah (Banda Aceh), dan Riksa Afiaty (Jakarta).
Selain sejumlah pameran dan proyek seni rupa di ruang kota, Jakarta Biennale juga menyelenggarakan berbagai program pendukung seperti seminar, workshop, edukasi publik, dan panggung pertunjukan untuk seluruh warga Jakarta dan dunia.
Jalan-Jalan di Bandung Dapat Uang!
12:48 AMDear Barudak Bandung, Bagi Anda yang berdomisili di Bandung atau luar Bandung, enggak ada salahnya ikutin acara tahunan yang super ke...
Dear Barudak Bandung,
Bagi Anda yang berdomisili di Bandung atau luar Bandung, enggak ada salahnya ikutin acara tahunan yang super kece bulan Oktober ini, program Road Trip ini akan dilangsungkan di Bandung yang merupakan persembahan dari Himpunan Mahasiswa Manajemen UNPAD.
BANDUNG Road Trip 2015
Dikutip dari laman info Bandung,acara ini berlangsung pada tanggal 17 Oktober 2015. Bagi Anda yang mau ikutan acara ini, pendaftaran hanya sampai besok di XL Center Bandung! Ayo buruan ikutan!
Biaya pendaftaran hanya Rp. 75 ribu untuk dua orang lho! dari harga itu kamu dapat T-Shirt keren dan Race Accomodation untuk keliling Bandung.
Informasi lebih lanjut hubungi : 0813 1040 5064/0822 1715 5605.
Intelek Cilik Dunia Unjuk Gigi di Indonesia
12:14 AMInternational Exhibition for Young Inventors 2014 30 Oktober – 1 November 2014 Gedung SMESCO Convention Center, Jakarta Indonesia melal...
International Exhibition for Young Inventors 2014
30 Oktober – 1 November 2014
Gedung SMESCO Convention Center, Jakarta
30 Oktober – 1 November 2014
Gedung SMESCO Convention Center, Jakarta
Indonesia melalui Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menjadi tuan rumah penyelenggaraan International Exhibition for Young Inventors (IEYI). IEYI merupakan ajang pameran kreativitas invensi remaja tahunan bertaraf internasional yang diselenggarakan di Jepang sejak 2004.
Disadur dari laman Acara Jakarta, ajang ini menampilkan ratusan karya invensi atau penemuan para remaja dari berbagai negara di dunia. Peserta IEYI 2014 merupakan pelajar dari tingkat SD hingga SMA dengan usia maksimal 18 tahun. Para peserta dapat berpartisipasi secara individu maupun kelompok dengan maksimal dua inventor yang mengikuti perlombaan dalam enam kelompok, seperti penanganan bencana, pendidikan dan rekreasi, pangan dan agrikultur, teknologi hijau, keamanan dan kesehatan, serta teknologi bagi orang berkebutuhan khusus.
Perhelatan IEYI merupakan hasil pertemuan The International Forum of Intelectual Property (IFIP), yang diinisiasi Japan Institute of Invention and Innovation (JIII), pada November 2013, di Tokyo, Jepang. Adapun maksud tujuan diselenggarakan IEYI adalah untuk meningkatkan motivasi remaja dalam menumbuhkembangkan ide-ide kreatif dan inovatif melalui penemuan mereka.
Tahun ini, IEYI diikuti oleh 13 negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Taiwan, India, Oman, Filipina, Hong Kong, Thailand, China, Nigeria, Jepang, Iran, dan Mesir.
Langganan:
Postingan (Atom)





Follow Us
Were this world an endless plain, and by sailing eastward we could for ever reach new distances